Amalan, Hizib dan Azimat

Mengamalkan doa-doa, hizib dan memakai azimat pada dasanya tidak lepas dari ikhtiar atau usaha seorang hamba, yang dilakukan dalam bentuk doa kepada Allah SWT. Jadi sebenanya, membaca hizib, dan memakai azimat, tidak lebih sebagai salah satu bentuk doa kepada Allah SWT. Dan Allah SWT sangat menganjurkan seorang hamba untuk berdoa kepada-Nya. Allah SWT berfirman:

اُدْعُوْنِيْ أَسْتَجِبْ لَكُمْ

Berdoalah kamu, niscya Aku akan mengabulkannya untukmu. (QS al-Mu’min: 60)

Ada beberapa dalil dari hadits Nabi yang menjelaskan kebolehan ini. Di antaranya adalah:

عَنْ عَوْفِ بْنِ مَالِكٍ الأشْجَعِي، قَالَ:” كُنَّا نَرْقِيْ فِيْ الجَاهِلِيَّةِ، فَقُلْنَا: يَا رَسُوْلَ اللهِ كَيْفَ تَرَى فِي ذَلِكَ؟ فَقَالَ: اعْرِضُوْا عَلَيّ رُقَاكُمْ، لَا بَأْسَ بِالرُّقَى مَا لَمْ يَكُنْ فِيْهِ شِرْكٌ


Dari Auf bin Malik al-Asja’i, ia meriwayatkan bahwa pada zaman Jahiliyah, kita selalu membuat azimat (dan semacamnya). Lalu kami bertanya kepada Rasulullah, bagaimana pendapatmu (ya Rasul) tentang hal itu. Rasul menjawab, ”Coba tunjukkan azimatmu itu padaku. Membuat azimat tidak apa-apa selama di dalamnya tidak terkandung kesyirikan.”
(HR Muslim [4079]).

Dalam At-Thibb an-Nabawi, al-Hafizh al-Dzahabi menyitir sebuah hadits:

Dari Abdullah bin Umar, bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda, ”Apabila salah satu di antara kamu bangun tidur, maka bacalah (bacaan yang artinya) Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah SWT yang sempurna dari kemurkaan dan siksaan-Nya, dari perbuatan jelek yang dilakukan hamba-Nya, dari godaan syetan serta dari kedatangannya padaku. Maka syetan itu tidak akan dapat membahayakan orang tersebut.” Abdullah bin Umar mengajarkan bacaan tersebut kepada anak­anaknya yang baligh. Sedangkan yang belum baligh, ia menulisnya pada secarik kertas, kemudian digantungkan di lehernya.
(At-Thibb an-Nabawi, hal 167).

Dengan demikian, hizib atau azimat dapat dibenarkan dalam agama Islam. Memang ada hadits yang secara tekstual mengindikasikan keharaman meoggunakan azimat, misalnya:

عَنْ عَبْدِ اللهِ قاَلَ سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّي اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إنَّ الرُّقًى وَالتَّمَائِمَ وَالتَّوَالَةَ شِرْكٌ

Dari Abdullah, ia berkata, Saya mendengar Rasulullah SAW bersabda, “’Sesungguhnya hizib, azimat dan pelet, adalah perbuatan syirik.” (HR Ahmad [3385]).

Mengomentari hadits ini, Ibnu Hajar, salah seorang pakar ilmu hadits kenamaan, serta para ulama yang lain mengatakan:

“Keharaman yang terdapat dalam hadits itu, atau hadits yang lain, adalah apabila yang digantungkan itu tidak mengandung Al-Qur’an atau yang semisalnya. Apabila yang digantungkan itu berupa dzikir kepada Allah SWT, maka larangan itu tidak berlaku. Karena hal itu digunakan untuk mengambil barokah serta minta perlindungan dengan Nama Allah SWT, atau dzikir kepado-Nya.” (Faidhul Qadir, juz 6 hal 180-181)

lnilah dasar kebolehan membuat dan menggunakan amalan, hizib serta azimat. Karena itulah para ulama salaf semisal Imam Ahmad bin Hanbal dan Ibnu Taimiyyah juga membuat azimat.

A-Marruzi berkata, ”Seorang perempuan mengadu kepada Abi Abdillah Ahmad bin Hanbal bahwa ia selalu gelisah apabila seorang diri di rumahnya. Kemudian Imam Ahmad bin Hanbal menulis dengan tangannya sendiri, basmalah, surat al-Fatihah dan mu’awwidzatain (surat al-Falaq dan an-Nas).” Al-Marrudzi juga menceritakan tentang Abu Abdillah yang menulis untuk orang yang sakit panas, basmalah, bismillah wa billah wa Muthammad Rasulullah, QS. al-Anbiya: 69-70, Allahumma rabbi jibrila dst. Abu Dawud menceritakan, “Saya melihat azimat yang dibungkus kulit di leher anak Abi Abdillah yang masih kecil.” Syaikh Taqiyuddin Ibnu Taimiyah menulis QS Hud: 44 di dahinya orang yang mimisan (keluar darah dati hidungnya), dst.” (Al-Adab asy-Syar’iyyah wal Minah al-Mar’iyyah, juz II hal 307-310)

Namun tidak semua doa-doa dan azimat dapat dibenarkan. Setidaknya, ada tiga ketentuan yang harus diperhatikan.

1. Harus menggunakan Kalam Allah SWT, Sifat Allah, Asma Allah SWT ataupun sabda Rasulullah SAW

2. Menggunakan bahasa Arab ataupun bahasa lain yang dapat dipahami maknanya.

3. Tertanam keyakinan bahwa ruqyah itu tidak dapat memberi pengaruh apapun, tapi (apa yang diinginkan dapat terwujud) hanya karena takdir Allah SWT. Sedangkan doa dan azimat itu hanya sebagai salah satu sebab saja.” (Al-Ilaj bir-Ruqa minal Kitab was Sunnah, hal 82-83).

KH Muhyiddin Abdusshomad
Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Islam, Ketua PCNU Jember

Desember 23, 2008 at 5:10 pm Tinggalkan komentar

SEJARAH SUSUNAN KEYBOARD QWERTY

Diantara kalian pasti pernah bertanya dong, kenapa sih susunan huruf/ angka/ tanda-tanda keyboard komputer yang dipakai secara umum sekarang ini (QWERTY) dibuat dengan sususan begitu acaknya? Mungkin juga ada yang berpikir mungkin susunan ini adalah susunan paling efisien yang bisa digunakan dalam mengetik?
QWERTY VS DVORAK
Well.. kalau kalian merasa itu jawabannya, maka kalian sudah salah. Sebaliknya, susunan keyboard yang dipakai umum sekarang ini (QWERTY) sebenarnya adalah salah satu susunan yang paling tidak efisien yang ditujukan agar kita-kita dapat mengetik dengan lebih lambat. Nah lho?? Nih.. Saya coba jelaskan sekarang..

Hal ini berkaitan dengan sejarah mesin ketik yang ditemukan lebih dulu oleh Christopher Latham Sholes (1868). Saat menciptakan mesin ketik prototype sebelumnya, malah sangat memungkinkan kita untuk mengetik dengan lebih cepat. Terlalu cepatnya kemungkinan dalam mengetik tersebut, sampai- sampai sering timbul masalah pada saat itu. Seringkali saat tombol ditekan, batang-batang huruf (slug) yang menghentak pita itu mengalami kegagalan mekanik, yang lebih sering diakibatkan karena batang-batang itu saling mengait (jamming).

Karena bingung memikirkan solusinya pada saat itu, Christopher Latham Sholes justru mengacak-acak urutan itu demikian rupa sampai ditemukan kombinasi yang dianggap paling sulit untuk digunakan dalam mengetik. Tujuannya jelas, untuk menghindari kesalahan-kesalahan mekanik yang sering terjadi sebelumnya.

Akhirnya susunan pada mesin ketik inilah yang diturunkan pada keyboard sebagai input komputer dan pada tahun 1973 diresmikan sebagai keyboard standar ISO (International Standar Organization).

Sebenarnya ada beberapa standar susunan keyboard yang dipakai sekarang ini. Sebut saja ASK (American Simplified Keyboard), umum disebut DVORAK yang ditemukan oleh Dr. August Dvorak sekitar tahun 1940.

Secara penelitian saat itu, susunan DVORAK memungkinkan kita untuk mengetik dengan lebih efisien. Tetapi mungkin karena terlambat, akhirnya DVORAK harus tunduk karena dominasi QWERTY yang sudah terjadi pada organisasi-organisasi dunia saat itu dan mereka tidak mau menanggung resiko rush apabila mengganti ke susunan keyboard DVORAK. Satu-satunya pengakuan adalah datang dari ANSI (American National Standard Institute) yang menyetujui susunan keyboard Dvorak sebagai versi “alternatif” di sekitar Tahun 1970.

Susunan keyboard lainnya yang masih perkembangan dari susunan QWERTY adalah QWERTZ yang dipakai di negara seperti Hungaria, Jerman, Swiss, dll. AZERTY oleh negara Prancis dan Belgia, QZERTY, dll.

Desember 23, 2008 at 5:07 pm Tinggalkan komentar

TIPS DAN ETIKA BEREMAIL

Pernahkan Anda menyadari bahwa cara Anda beremail mencerminkan jati diri Anda? Dan pernahkan jugakah Anda menyadari bahwa beremail bukan hanya sekadar mengirim atau membaca email saja?

emailSilahkan ikuti tips-tips menawan berikut ini. Anda bukan saja akan merasakan betapa mudahnya Anda beremail, namun juga akan menemukan bahwa email, bagaimanapun juga, adalah cara berkomunikasi yang paling berguna!

1. Selalu tepat dan to the point

Jangan menulis email lebih panjang dari yang seharusnya. Ingatlah bahwa membaca email itu lebih tidak mengenakkan mata daripada membaca surat biasa atau majalah. Email yang panjang membuat penerima email menjadi bosan untuk membacanya.

2. Jawab semua pertanyaan dan cobalah supaya tidak ditanya kembali

Jika Anda mereply sebuah email, jawablah semua pertanyaan sampai tuntas dan cobalah untuk menerangkan segamblang mungkin sehingga tidak akan lagi timbul pertanyaan. Jika Anda tidak menjawab sampai tuntas, Anda akan mendapatkan pertanyaan yang sama dari pengirim yang sama di kemudian hari. Ini bukan saja membuang-buang waktu Anda, namun juga membuang waktu koresponden Anda. Bayangkan jika koresponden Anda adalah customer atau client Anda; mereka akan kecewa karena Anda tidak dianggap tidak profesional.

Lebih dari itu, Anda harus memiliki insting untuk mereka-reka pertanyaan berikutnya dan segera jawab di email tersebut. Koresponden Anda akan sangat berterima kasih jika Anda bisa melakukan hal itu.

3. Gunakan gramatik dan pengejaan yang benar plus punktuasi yang nyaman.

Ini sangat penting sehingga koresponden Anda akan menilai profesionalitas Anda. Email tanpa punktuasi yang nyaman, misalnya dengan kalimat yang sangat panjang tanpa koma atau titik, akan sangat susah dibaca dan dimengerti maknanya.

4. Jadikan email sesuatu yang personal

Email yang bersifat personal adalah email yang Anda ketik langsung dan merefleksikan jati diri Anda. Hindari kata-kata atau kalimat yang seolah-olah membuat email Anda adalah email yang otomatis dibuat oleh sistim.

5. Gunakan template untuk menjawab pertanyaan yang sering ditanyakan

Beberapa email sering menanyakan pertanyaan yang sama secara berulang-ulang. Untuk itu gunakan template sehingga Anda tidak perlu mengetikkan hal yang sama setiap kali Anda menjawab pertanyaan-pertanya an tadi. Namun ingat, selalu cek terlebih dahulu sebelum Anda mengirim email. Ini untuk memastikan bahwa Anda menggunakan template yang tepat untuk pertanyaan yang spesifik. Jangan sampai fungsi template membuat Anda malu di akhir jalan.

6. Jawab email saat itu juga

Customer Anda mengirim email karena ingin jawaban yang cepat. Jika tidak, mereka akan megirim fax atau surat. Untuk itu, usahakan untuk membalas email saat itu juga, paling lama pada hari dimana Anda menerima email ybs. Jika email membutuhkan jawaban yang lumayan panjang dan waktu Anda tidak mencukupi, silahkan balas dengan kata-kata bahwa Anda akan menjawab secara detail di hari berikutnya karena Anda membutuhkan sedikit waktu ekstra. Jika Anda melakukan hal itu, customer Anda akan menjadi cukup sabar!

7. Jangan lampirkan file yang tidak perlu

Jika Anda mengirimkan file berlampiran/ attachment yang besar, ini akan membuat koresponden Anda kesal dan marah. Jika memungkinkan, selalu kompres file Anda sebelumnya dengan program seperti WinZip dan jangan sekali-kali mengirim attachment yang tidak dibutuhkan. Lebih jauh lagi, cek dulu file Anda dari virus!

8. Gunakan layout yang benar

Karena membaca email lebih tidak nyaman dibandingkan membaca surat dari kertas, maka Anda harus selalu menggunakan layout yang benar. Dalam arti: tambahkan baris kosong di setiap paragraf, hindari penulisan paragraph yang panjang, dan selalu gunakan punktuasi yang wajar. Jika perlu, gunakan penomoran untuk menjelaskan item yang berderet.

9. Jangan gunakan fasilitas high priority jika memang tidak perlu

Fasilitas penandaan email sebagai email dengan high priority (biasanya berupa tanda seru warna merah) itu diciptakan untuk email yang memang butuh atensi diatas standar. Jika Anda menggunakannya secara sembarangan, fungsi itu akan kehilangan makna.

10. Jangan menulis email dengan HURUF BESAR

Jika Anda menulis email dengan huruf besar, koresponden Anda akan mengartikannya bahwa Anda sedang marah atau berteriak, walaupun mungkin maksud Anda bukan itu. Jika Anda ingin memberi penekanan terhadap salah satu kata, cukup kata yang ingin Anda tekankan yang Anda tulis dengan huruf besar. Jangan seluruh kalimat.

11. Jangan meninggalkan topik pembicaraan
Jika Anda membalas atau mereply sebuah email, Anda harus selalu menyertakan isi original email yang Anda balas. Gunakan tombol Reply, jangan gunakan tombol New Mail. Jika memang dibutuhkan, Anda bisa menghapus beberapa bagian dari email yang Anda balas supaya tidak membuat email membengkak menjadi besar. Namun perlu Anda fikirkan juga bahwa jika Anda menghapus beberapa bagian email tsb sehingga email terkesan menjadi terpotong-potong, koresponden Anda akan pusing karena dia harus mengecek dan mengingat kembali apa isi email yang dikirimkannya.

12. Baca dulu sebelum dikirim

Kadangkala, ada beberapa item yang ingin Anda edit atau juga beberapa hal yang ingin Anda sisipkan di email yang akan Anda kirim. Jika Anda membaca email secara keseluruhan terlebih dahulu, ini memungkinkan Anda untuk melakukan koreksi seperlunya. Termasuk penggunaan gramatik atau ejaan yang benar.

13. Jangan gunakan Reply All jika tidak diperlukan

Hanya gunakan Reply to All jika memang Anda ingin pesan Anda terbaca oleh semua koresponden yang ada dalam daftar Reply

14. Gunakan kolom Bcc atau gunakan mail merge

Jika Anda ingin mengirim email ke banyak koresponden sekaligus, Anda biasanya memasukkan alamat email banyak ke dalam kolom To. Ini sebenarnya tidak bagus karena (1) koresponden Anda jadi tahu bahwa Anda mengirim email yang sama persis ke banyak koresponden sekaligus, dan (2) Anda mempublikasikan alamat email seseorang kepada orang lain tanpa ijin dari orang ybs. Untuk menghindari hal itu, masukkan semua alamat email di Bcc. Akan lebih bagus lagi jika Anda menggunakan mail merge (dengan syarat program email Anda memungkinkan) , karena dengan demikian email yang Anda kirim seolah-olah langsung ke satu koresponden saja.

15. Hati-hati menggunakan singkatan dan emoticon

Untuk email bisnis, hindari penggunaan kata-kata singkatan seperti BTW (By The Way) atau IMHO (In My Humble Opinion). Hal ini karena belum tentu koresponden Anda mengerti apa makna singkatan tersebut. Juga pemakaian emoticon atau smiley seperti ini🙂.

16. Hati-hati menggunakan HTML Mail

Jika Anda mengirimkan email dalam format Rich Text atau HTML mail, kadangkala koresponden Anda tidak bsia menampilkannya dengan benar. Jika ini yang terjadi, akan memberi kesan yang sangat buruk bagi Anda. Untuk itu selalu pastikan bahwa koresponden Anda bisa membaca dan menerima HTML email.

17. Jangan pernah memforward email berantai, virus atau email bohong (hoax)

Jangan pernah percaya dengan email berantai. Jika Anda menerimanya, segera hapus saja dari Inbox Anda. Hampir 100% email berantai adalah email tipuan atau hoax yang dikirim oleh orang yang iseng saja.

18. Jangan gunakan email untuk berdiskusi tentang sesuatu yang rahasia

Bayangkan jika ini terjadi dan koresponden Anda, sengaja atau tidak, memforwardkannya ke orang lain tanpa sepengetahuan Anda!
19. Gunakan subject atau judul secara benar
Selalu gunakan judul yang sesuai dengan isi email Anda. Jangan pernah menggunakan judul yang hanya satu kata saja karena itu samasekali tidak memberikan penjelasan apapun juga.

20. Jangan pernah membalas email SPAM

Jika Anda membalas email SPAM, apapun juga itu balasan Anda, akan membuat pengirim SPAM tahu bahwa email Anda adalah email yang aktif. Ini akan membuat Anda semakin banyak menerima SPAM

Desember 9, 2008 at 3:59 am Tinggalkan komentar

Kurban Berupa Uang

Mendermakan uang itu lebih simpel dibanding mendermakan benda lain. Sehingga terkadang ada di antara kita melaksanakan kurban dengan membagikan uang seharga hewan kurban. Praktek seperti ini tidak sah sebagai kurban karena kurban adalah suatu bentuk ibadah yang dikhususkan dengan penyembelihan binatang ternak sebagaimana ditegaskan di dalam QS. Al-Hajj: 34

وَلِكُلِّ أُمَّةٍ جَعَلْنَا مَنْسَكًا لِيَذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ عَلَى مَا رَزَقَهُمْ مِنْ بَهِيمَةِ اْلأَنْعَامِ

Dan bagi tiap-tiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (kurban), supaya mereka menyebut nama Allah atas binatang ternak yang telah dirizkikan oleh Allah kepada mereka …… ” (Al-Hajj: 34)

Walaupun tidak sah sebagai kurban, tetapi tidaklah sia-sia dan tidaklah termasuk bid’ah meskipun secara implisit Rasulullah SAW tidak pernah melaksanakan, melegitimasi, dan mengakuinya.

Dalam logika atau nalar fikih uang yang dibagikan dengan niat kurban itu menjadi shadaqah atau sedekah. Adapun keutamaan sedekah mengenai beberapa nashnya sudah cukup jelas. Akan tetapi, betapa sayang bila kurban sebagai ibadah tahunan yang kita laksanakan itu tidak diterima sebagai kurban karena kita melaksanakannya dalam bentuk pembagian uang.

Bertolak dari ayat di atas, ulama Hanafiyyah, Malikiyyah, Syafi’iyyah, dan Hanabilah menyatakan, bahwa kurban adalah ibadah yang aspeknya adalah iraqah ad-dam (penyembelihan) yang berarti tidak boleh digantikan dengan benda lain termasuk dalam bentuk uang. Ulama’ Hanafiyyah yang membolehkan membayar dalam bentuk uang untuk zakat apa pun, ternyata secara tegas tidak membolehkannya untuk kurban.

Dalam hal ini, Muhammad ibn Abi Sahl As-Sarkhasiy (Wafat 490 H.) di dalam Al-Mabsuth; juz II, h.157 menyatakan, bahwa zakat bagi para mustahiq berdimensi kemaslahatan untuk memenuhi kebutuhan mereka sehingga bolehlah diberikan berupa harganya. Sedangkan kurban adalah suatu ibadah dalam bentuk penyembelihan. Sehingga seandainya setelah dilakukan penyembelihan dan sebelum dibagikan, ternyata hewan qurban itu hilang atau dicuri orang misalnya, tetaplah ibadah kurban itu sah.

Lebih jauh ia menyatakan, bahwa penyembelihan kurban itu tidak dapat diukur dengan harga, dan mengandung makna atau esensi yang tidak dapat digambarkan kemuliaannya. Adapun penggalan kalimatnya sebagai berikut:

فَكَانَ اْلمُعْتَبَرُ فِي حَقِّهِمْ أَنَّهُ مَحَلٌّ صَالِحٌ لِكِفَايَتِهِمْ حَتَّى تُتَأَدَّى بِالْقِيْمَةِ بِخِلَافِ الهِدَايَا وَالضَّحَايَا فَإنَّ الْمُسْتَحِقُ فِيْهَا إرَاقَةَ الدَّمِ حَتَّى وَلَوْ هَلَكَ بَعْدَ الذَّبْحِ قَبْلَ نَظِيْرٍ بِهِ لَمْ يَلْزِمهُ شَيْءٌ وَإرَاقَةُ الدَّمِ لَيْسَ بِمُتَقَوِّمٍ وَلَا مَعْقُوْلٍ الْمَعْنَى

Adapun apa yang diakui menjadi hak para mustahiq zakat adalah aspek kemaslahatan untuk memenuhi kebutuhan mereka, sehingga boleh diberikan berupa harganya. Hal ini berbeda dengan hadyu dan kurban yang esensinya adalah aliran darah (penyembelihan), sehingga seandainya setelah hewan kurban itu disembelih binasa sebelum dibagikan, maka tidak ada kewajiban sedikit pun yang dibebankan kepada orang yang kurban. Penyembelihan kurban itu tidak dapat diukur dengan harga, dan tidak dapat dirasionalkan makna kemuliaannya “.

Demikian pula hal yang senada dinyatakan oleh Zain ibn Ibrahim ibn Muhammad ibn Muhammad ibn Bakr (926-970 H) di dalam Al-Bahr ar-Raiq, jilid II, h.238. Adapun sedikit kutipan kalimatnya sebagai berikut:

قَيَّدَ الْمُصَنِّفُ بِالزَّكَاةِ لِأَنَّهُ لَا يَجُوْزُ دَفْعُ الْقِيْمَةِ فِيْ الضَّحَايَا وَالْهَدَايَا وَالْعِتْقِ لِأنَّ مَعْنَى الْقُرْبَةِ إرَاقَةِ الدَّمِ وَذَلِكَ لَا يَتَقَوَّمُ


Penyusun
Kanz ad-Daqaiq membatasi (pembahasan mengenai boleh memberikan berupa harga) dalam kewajiban zakat. Persoalannya, tidak boleh memberikan dalam bentuk harga atas kurban, hadyu dan memerdekakan budak karena esensi kurban adalah aliran darah (penyembelihan) yang tidak dapat diukur dengan harga

Iuran Kurban Dibagikan Uang

Iuran kurban adalah dana yang dikeluarkan oleh beberapa orang untuk kurban, tetapi dana yang terkumpul tidak untuk membeli hewan kurban melainkan dibagikan dalam bentuk uang. Praktek ini sama dengan kurban berupa uang, dan secara jelas tidak sah sebagai kurban karena kurban harus dilaksanakan dalam bentuk penyembelihan hewan ternak, tetapi sah menjadi shadaqah bila para pembayar iuran ikhlas memberikannya.

Jika sebelum pembayaran itu telah dinyatakan untuk pembelian hewan kurban kemudian dibagikan dalam bentuk uang, maka wajib menanggung dan mengembalikan dana iuran itu kepada para pembayarnya karena menyalahi tujuan semestinya.

Apabila cara ini dimaksudkan untuk menggali sumber dana untuk kepentingan pribadi dengan dalih kurban, maka sungguh tidak mendidik, tidak layak dan tidak terpuji untuk dilakukan. Bahkan hal ini dapat dikategorikan sebagai bentuk tipu daya yang menodai kebenaran dan mencederai kejujuran. Hendaklah praktek seperti ini tidak terjadi di tengah masyarakat kita. Amin.

KH Arwani Faishal
Wakil Ketua Lembaga Bahtsul Masail PBNU

Desember 9, 2008 at 3:41 am Tinggalkan komentar

SUMPAH PEMUDA

Bangun pemudi-pemuda Indonesia

Tangan bajumu sisingkan untuk negara

Masa yang akan datang kewajibanmulah

Menjadi tanggunganmu terhadap nusa…………………

DIRGAHAYU

“80 Tahun Sumpah Pemuda 1928-2008”

PEMUDA BERDAYA INDONESIA JAYA

IMAM FADLLI
Ketua PC. IPNU Kab. Lamongan

Oktober 28, 2008 at 2:11 am Tinggalkan komentar

Semangat…..!

Pada hari Ahad, 19 Oktober 2008, PC. IPNU & IPPNU Kab. Lamongan mengadakan Rapat Rutin dengan agenda membahas program-program kerja bulan Nopember-Desember 2008. Biasalah rapate mang agak telat, temen-temen di undang dengan sms pukul 14.00 tapi baru pada nongol pukul 15.30 WIB. Jadi rapat di laksanain tepat pukul 16.00 WIB.

Karena rapat membahas program kerja jadi yang pimpin rapat langsung aku sendiri. mang sih semua departemen/lembaga/badan sudah dibagi leading sectornya besama wakil-wakil ketua tapi kali ini rapat aku sendiri yang pimpin.

Setelah dibuka oleh rekan Kholis Fahmi (sekarang rambute lumayan panjang), rapat kemudian langsung aku pimpin. Pembahasan pertama kita membahas program Penerimaan Beasiswa PANTAS yang dari PP. IPNU itu loh…. kemudian dilanjutkan membahas CBP n KKP. banyak masukan-masukan berharga dari teman-teman yang tentunya semuanya ditulis oleh Rekan Notulis, ingin tau…… datang ja ke kantor PC. IPNU Kab. Lamongan.

Setelah pembahasan-pembahasan demi pembahasan kelar akhirnya kita ngebahas program insidental. akhirnya sepakatlah teman-teman mengadakan Peringatan 80 Tahun Sumpah Pemuda. Banyak masukan dari temen-temen tentang bentuk kegiatan, da yang usul ini dan yang usul itu pada intinya temen-temen semangatnya 45 dalam membahas program satu ini. kita sih faham karena  darah-darah kita masih pemuda jadi wajarlah, momenyakan hari sumpah pemuda gitu. Akhirnya disepakatilah menggelar lomba esai tingkat pelajar SMA/SMK/MA se-Kab. Lamongan, yang jelas melalui sayembara ini kita bertekad bersama agar kegiatan-kegiatan kita selalu bersinggungan dengan pelajar.

Temen-temen memang sangat antusias sekali, akhirnya disepakati bahwa kegiatan ini dilaksanakan oleh Student Crisis Center (SCC) bersama dengan Departemen Pengembangan Minat dan Bakat. nah terpilihlah Rekan Kholis Fahmi sebagai Ketua Panitia dan Rekan Ubaidillah sebagai sekretaris panitia. Keduanya sahabat karib lohh….

Untuk masalah tehnis dan juklak akan segera dibahas oleh panitia secepatnya. jadi mellaui momen sumpah pemuda temen-temen IPNU-IPPNU Kab. Lamongan menunjukkan semangar yang luar biasa…….

Selamat Belajar, Berjuang dan Bertawa Rekan & Rekanita

Masa Depan ada ditangan Kita

Salam,

IMFAD

Oktober 22, 2008 at 4:36 pm 1 komentar

Materi Kaderisasi “Makesta”

KE-IPNU & IPPNU-AN

Oleh : Imam Fadlli *)

A. Pendahuluan

IPNU-IPPNU sebagai badan otonom Nahdlatul Ulama yang merupakan wadah kaderisasi pelajar NU sekaligus menjadi ujung tombak bagi perjuangan NU (dulu, sekarang dan pada masa akan datang). IPNU-IPPNU dituntut untuk senatiasa meningkatkan dan mengembangkan peran dan fungsinya sebagai pelaksana kebijakan dan program NU, yang berkaitan dengan kelompok masyarakat, pelajar, santri, mahasiswa sebagai basis keanggotaan IPNU-IPPNU.

Realitas perjalanan IPNU-IPPNU sejak kelahirannya sangat dipengaruhi oleh kondisi dan situasi bangsa dalam aspek kehidupan, maka untuk rekan dan rekanita sebagai kader mudanya NU dan generasi bangsa/negara dan agama harus sesadar-sadarnya akan tugas dan tanggung jawab bersama.

B. Latar Belakang Berdirinya IPNU-IPPNU

ü Faktor Ideologis, mayoritas penduduk Indonesia beragama islam yang berhaluan ahlussunnah wal jama’ah, maka perlu pelestarian dan pengamalan yang mutlak

ü Faktor Pedagogis, banyaknya organ organisasi yang bermunculan di daerah yang pada hakikatnya mempunyai visi, misi, program serta orientasinya yang sama dilingkungan Nahdlatul Ulama, sehingga perlu dipersatukan.

ü Faktor Sosiologis, karena adanya tujuan serta rasa kesadaran dan keihlasan akan pentingya suatu wadah pembinaan bagi generasi penerus untuk memperjuangkan cita-cita ulama dan bangsa Indonesia.

ü Faktor Politis, yaitu Nahdlatul Ulama sebagai partai politik, sehingga untuk memenangkan PEMILU pada tahun 1955 maka perlu wadah disemua tingkatan.

Dari keempat latar belakang tersebut, maka pada momen konferensi besar LP. Ma’arif NU atau tepatnya pada tanggal 20 Jumadil Akhir 1373 H./24 Februari 1954 M. di Semarang (Jawa Tengah) berdirilah IPNU (Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama) yang dirintis oleh Tholhah mansur, Abdul Ghoni Farida, M. Sufyan Kholil dan Mustahal Ahmad.

Kemudian selang satu tahun berikutnyaberdirilah IPPNU (Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama) pada tanggal 03 Maret 1955 di Solo yang dirintis oleh Umroh Tholhah Mansur, Zanifah dan Mahmudah.

Sejak berdirinya sampai tahun 1966, IPNU-IPPNU menjadi bagian dari LP. Ma’arif NU, tetapi setelah adanya kongres IPNU VI dan IPPNU V tahun 1966 di Surabaya diputuskan menjadi Badan Otonom Nahdlatul Ulama dan sekaligus secara resmi memindahkan pusat organisasi dari Yogyakarta ke Ibukota Negara di Jakarta.

C. Perjalanan IPNU-IPPNU dari Kongres ke Kongres

a. Kongres I IPNU tanggal 28 Februari-3 Maret 1955 di Solo menghasilkan :

1. Deklarasi berdirinya Ikatan pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU)

2. Penataan pelajar sesuai dengan situasi

3. Bersama LP. Ma’arif NU membina sekolah dan madrasah

4. Mempersiapkan terbentuknya Cabang dan Wilayah

5. Memilih ketua pertama

b. Kongres I IPPNU tanggal 16-19 Januari 1956 di Solo menghasilkan :

1. Kebijakan bersama IPNU

2. Memilih ketua pertama

c. Kongres II IPNU tanggal 1-4 Januari 1957 di Pekalongan menghasilkan :

1. Pembentukan wilayah-wilayah

2. Mengkaji keterkaitan dengan LP. Ma’arif NU

3. Berpartisipasi dalam pembelaan negara

4. Mempersiapkan departemen kemahasiswaan

5. Tidak membenarkan integrasi IPNU-IPPNU menjadi satu wadah

6. Ketua terpilih tetap seperti semula (Umroh Mansur)

d. Kongres IPNU III IPPNU II tanggal 27-31 Desember 1958 menghasilkan :

1. Mendirikan departemen perguruan tinggi

2. Mempersiapkan pembentukan cabang-cabang

3. Mempersiapkan pembentukan Corp Brigade Pembangunan

e. Kongres IPNU V IPPNU IV bulan Juli 1965 di Purwokerto menghasilkan :

1. Deklarasi berdirinya Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII)

2. Rekomendasi kepada pemerintah RI, mengusulkan agar KH. Hasyim Asyari sebagai pahlawan Nasional

3. Terbentuknya Corp Brigade Pembangunan (CBP)

4. Berkembangnya olahraga dan seni

f. Kongres IPNU VI IPPNU V tanggal 20-22 Agustus 1966 di Surabaya menghasilkan :

1. Deklarasi IPNU-IPPNU sebagai Badan Otonom Nahdlatul Ulama

2. Memindah pusat organisasi dari Yogyakarta ke Jakarta

3. Berpartisipasi aktif dalam memberantas G 30 S PKI

g. Kongres IPNU IX IPPNU VIII tanggal 21-24 Juni 1981 di Cirebon menghasilkan :

1. Menyatakan bahwa perkembangan IPNU-IPPNU semakin menurun karena berlakunya UU RI nomor 8/1985 tentang Ormas dan UU RI Nomor 5/1985 tentang Parpol dan Golkar.

h. Kongres IPNU X IPPNU IX tanggal 29-31 Januari 1988 menghasilkan :

1. Penerimaan Pancasila sebagai asas tunggal organisasi.

2. Deklarasi Perubahan nama IPNU (Ikatan Putra Nahdlatul Ulama) dan IPPNU (Ikatan Putri-Putri Nahdlatul Ulama)

i. Kongres IPNU XIII IPPNU XII bulan Maret 2000 di Makassar menghasilkan :

1. Mengembalikan IPNU-IPPNU ke basis pelajar dan santri

2. Mengaktifkan kembali CBP (Corp Brigade Pembangunan)

j. Kongres IPNU XIV IPPNU XIII tanggal 18-24 Juni 2003 di Surabaya menghasilkan :

1. Perubahan kembali akronim “P” menjadi “Pelajar” sehingga sehingga IPNU singkatan dari Ikatan pelajar nahdlatul Ulama dan IPPNU singkatan dari Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama.

2. Ketua terpilih adalah rekan Mujtahidurridlo (IPNU) dan Rekanita Siti Soraya Devi (IPPNU).

3. Terbentuknya Korp Kepanduan Putri bagi IPPNU

k. Kongres IPNU XV IPPNU XIV tanggal 09-12 Juli 2006 di Jakarta menghasilkan :

1. Mempertegas MoU antara PP. IPNU-IPPNU dengan LP. Ma’arif NU tentang pendirian Pimpinan Komisariat di sekolah-sekolah secara structural.

2. Merubah nama Citra Diri IPNU menjadi Prinsip Perjuangan IPNU (P2IPNU)

3. Memilih Ketua Umum PP. IPNU yaitu rekan Idy Muzayyad dan Ketua Umum PP. IPPNU yaitu rekanita Wafa Patria Ummah.

D. Peraturan Dasar (PD) & Peraturan Rumah Tangga (PRT) IPNU-IPPNU

Secara garis besar dapat digambarkan tentang PD/PRT IPNU-IPPNU sebagai berikut :

  1. Azas, dalam kehidupan berbagsa dan bernegara IPNU-IPPNU berpedoman pada ketuhanan yang maha esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, kerakyatan yang dipimpin oleh khidmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indoensia.
  2. Aqidah, IPNU-IPPNU beraqidah islammenurut faham ahlussunnah wal jama’ah dengan mengikuti salah satu madzhab 4 (Hanafi, Maliki, Syaf’I, Hambali).
  3. Sifat, IPNU-IPPNU adalah organisasi yang bersifat keterpelajaran, keilmuan, kemasyarakatan, dan sosial keagamaan.
  4. Fungsi, IPNU-IPPNU berfungsi :

1. Wadah berhimpun pelajar dan santri NU untuk melanjutkan semangat, jiwa dan nilai-nilai Nahdliyah.

2. Wadah komunikasi pelajar dan santri NU untuk menggalang ukhuwah islamiyah dan nahdliyah.

3. Wadah aktualisasi pelajar dan santri NU dalam pelaksanaan dan pengembangan syariat islam.

4. Wadah kaderisasi pelajar dan santri NU untuk memepersiapkan kader bangsa.

*) Ketua PC. IPNU Kab. Lamongan

2008-2010

Telp. (0322) 322923/ 085646450703

Selamat Belajar, Berjuang & Bertaqwa

Oktober 15, 2008 at 4:26 pm 6 komentar

Pos-pos Lebih Lama


Desember 2016
S S R K J S M
« Des    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Pos-pos Terbaru

Flickr Photos

And then the Fog Rolled in...

Destinations

Trillium Lake Alpine Glow

Lebih Banyak Foto

Klik tertinggi

  • Tak ada

Blog Stats

  • 13,410 hits